Operasi Pengangkatan Jaringan Gusi Bengkak (Gingivektomi)


Gigi yang sehat dapat dilihat dari beberapa tanda seperti bewarna merah muda pucat, permukaan yang matte dan terdapat corak titik, teksturnya yang kokoh dan lentur, serta tepi ujung gusi bentuknya meruncing seperti ujung pisau. Sementara ciri-ciri dari gusi yang tidak sehat adalah adanya perubahan warna menjadi kemerahan hingga warna yang lebih gelap, munculnya rasa nyeri, tekstur menjadi lembek dan bentuk membesar atau membengkak hingga terjadinya pendarahan. Meski pemicu hiperplasia gingiva bisa juga disebabkan oleh penggunaan alat orthodontic atau juga karena efek obat-obatan untuk medikasi yang sedang dijalankan, perkembangan penyakit pembengkakkan gusi jenis ini juga terhubung langsung dengan kondisi kebersihan gigi dan mulut.

Gusi sebagai bagian dari mulut kita tentu tidak kalah penting untuk diperhatikan kondisinya. Bahkan, sedikit pun masalah yang dialami gusi dapat berdampak pada kondisi gigi dan mulut kita. Kondisi yang banyak dialami pada gusi adalah terjadinya pembengkakkan yang disebabkan oleh infeksi gusi akibat dari buruknya kebersihan mulut. Kondisi ini disebut juga dengan hiperplasia gingiva.


Untuk mengatasi permasalahan gusi tersebut, dapat dilakukan dengan metode operasi jaringan gigi atau yang disebut dengan gingivektomi. Prosedur yang dilakukan pertama adalah melakukan pengecekan. Setelah dokter gigi dapat memastikan bahwa gingivektomi dapat dilakukan, maka gigi pasien akan dibersihkan terlebih dahulu melalui metode scaling dan root planning, hingga kemudian disuntukkan anestesi untuk mencegah timbulnya rasa sakit pada saat operasi dijalankan.


Mengapa hiperplasia pada gusi perlu segera ditangani?


Gusi yang membengkak jika lama kelamaan dibiarkan akan menimbulkan penyakit yang lebih parah. Mengingat bahwa gusi adalah salah satu penopang bagi gigi untuk dapat berfungsi dengan baik, maka jika gusi mengalami masalah, gigi pun tidak bisa berfungsi dengan maksimal. Pembengkakkan gusi dapat membuat seseorang jadi kesulitan berbicara dan mengunyah makanan karena merasa tidak nyaman dengan gejala yang dirasakan.
Maka, apabila Anda mengalami masalah pada gusi, jangan pernah disepelekan. Segera lakulan konsultasi kepada dokter gigi untuk mendapatkan penanganan. Jika operasi gingivektomi telah Anda lakukan, jangan lupa untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut Anda agar masalah pada gusi tidak muncul kembali. Dan apabila masalah gusi Anda disebabkan oleh efek samping obat, maka ada baiknya Anda mengehentikan pengobatan tersebut dan meminta penanganan lebih lanjut.